Culinary

Cafe The Peak

Kalau Anda sedang di Bandung dan senang dengan suasana yang romantis, tidak ada salahnya menyempatkan diri untuk mendatangi The Peak. Tempat ini ada di sersan bajuri. Anda bisa masuk lewat jalan di dekat terminal ledeng (Jl Setiabudhi) atau dari arah Lembang. Arah ini sama dengan ke Kampung Daun, Rumah Stoberi, Sapulidi atau Spirit Camp.

Disarankan untuk mengunjungi tempat ini di malam hari, karena suasananya akan lebih romantis. Jalan menuju kesana akan dihiasi oleh obor-obor yang menyala. Dengan hawa yang dingin, melihat kerlap-kerlip kota Bandung akan membuat perasaan yang semeriwing… Pastikan membawa pasangan yang tepat, saya pernah ke sana di malam hari dengan rekan-rekan yang pria semua… wah salah pasangan nih..

Di sana ada dua tempat, yaitu di dalam ruangan dan di luar. Untuk di dalam, lebih bernuansa cafe, dengan makanan dan minuman standard cafe. Menu andalan di the Peak adalah steak, selain itu konon disini juga tersedia minuman anggur pilihan dan cerutu. Di luar tersedia camilan-camilan, seperti pisang keju bakar, dan makanan ringan. Kalau ingin melihat pemandangan yang indah, sebaiknya naik ke lt.2. Dulu saya pernah bisa keluar ke teras di luar, sehingga dapat melihat pemandangan yang lebih indah, tapi terakhir ke sana koq tidak bisa ya. Mungkin untuk alasan keamanan… The Peak pada hari biasa buka dari jam 11 pagi sampai dengan jam 11 malam, sedangkan saat weekend dari jam 11 pagi sampai dengan jam 2 dini hari.

Selamat menikmati suasana romantis di The Peak

 

Rumah Sosis

Masih termasuk dalam rangkaian tempat wisata keluarga di Bandung yaitu Rumah Sosis. Tempat ini berlokasi di Jl Setiabudi 295, jadi dari kota Bandung mengambil jurusan yang ke arah Lembang, mudah ditemukan koq karena berada di pinggir jalan raya. Tema yang diambil adalah Eat, Swim dan Play sehingga mengukuhkan bahwa tempat ini bukan hanya menjual sosis saja, tapi juga sebagai tempat wisata keluarga yang lengkap.
Kalau dilihat dari luar, sepertinya tempat ini tidak besar, tapi begitu masuk ke dalamnya, baru terlihat areal yang dimiliki cukup luas dan beraneka ragam permainan yang tersedia disana. Di dalam resto kita dapat memesan aneka sosis, baik ayam maupun sapi dalam berbagai jenis dan ukuran, seperti Beef Garlic, Black Pepper, Chicken Chipolata, Beef Bockwurst, Mini Bockwurst, Cheesy Super, Mini Cheesy atau Big Bockwurst. Rasanya cukup oke dan sosis disini tidak menggunakan bahan pengawet maupun pewarna. Selain sosis juga ada makanan-makanan lainnya. Di dinding resto terlihat foto dari beberapa artis yang pernah berkunjung ke Rumah Sosis ini.
Sambil orang tua makan, anak-anak juga dapat dengan gembira bermain disini. Karena boleh dikatakan permainannya cukup lengkap. Mulai dari kolam renang, ATV, mini motor cross, becak2an, sepeda, otoped, flying fox, trampoline, mobil2 an, kolam pancing, rumah pohon, fun climbing, kuda tunggang, lorong sesat, perahu sosis, playland, aneka bazzar games (lempar bola ke kaleng, memancing botol, menembak sasaran), pokonya banyak sekali.

 

Soto Bandung

Soto Bandung adalah salah satu makanan khas kota Bandung. Soto Bandung ini terdiri dari daging sapi, lobak, nasi putih, taburan kacang kedelai ditambah garnis tomat, seledri, dan bawang goreng. Soto Bandung juga bisa dihidangkan bersama perkedel, tempe, kerupuk dan jeruk nipis. Soto Bandung yang terkenal sejak dahulu (dari tahun 1955) adalah Soto Bandung M. Tarya, yang saat ini berlokasi di Jl. Mohamad Ramdhan No. 85 Bandung. Menu favorit Soto Bandung ini yaitu saat ditambah perkedel kentang yang masih hangat ditambah emping, menambah kelezatan soto Bandung.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Soto_Bandung

 

Kartika Sari

 

Oleh oleh Bandung identik dengan Kartika Sari. Rasanya belum ke Bandung kalau belum bawa oleh-oleh dari Kartika Sari. Jika ke Bandung, ya mampir ke Kartika Sari Setiap harinya Kartika Sari selalu dikunjungi oleh para wisatawan dari pelosok Nusantara bahkan dari wisatawan mancanegara.

Mengapa Kartika Sari menjadi pilihan favorit Oleh Oleh Bandung? Produk Kartika Sari sangat nikmat dan terjaga kualitasnya sehingga sangat cocok sebagai oleh-oleh untuk keluarga, teman, dan kolega Anda. KartikaSari.com hadir untuk memuaskan para pelanggan setia oleh-oleh Bandung yang kangen dengan citarasa Kartika Sari. Harapan kami, Oleh Oleh Bandung ini bisa menjadi oleh-oleh nusantara yang senantiasa hadir ditengah-tengah anda dimanapun anda berada.

Produk Berkualitas dari Kartika Sari yang juga merupakan Pionir Oleh-Oleh Bandung diantaranya adalah...Pisang Bollen. Pisang Bollen (keju) adalah produk andalan utama Kartika Sari. Ada Pisang Bollen (keju) dan Pisang Bollen (Keju) Coklat. Varian Bollen lainnya ada Peuyeum (Tape) Bollen, Durian Bollen dan Kacang Hijau Bollen. Kami juga menyediakan Brownies Panggang dan Brownies Kukus dengan berbagai varian rasa juga. Bagi pencinta keju, ada Cheese Stick dan Cheese Roll yang special

Sumber : http://www.kartikasari.com/

 

Pepes

Pepes merupakan suatu cara mengolah bahan makanan (biasanya untuk ikan) dengan bantuan daun pisang untuk membungkus ikan beserta bumbunya. Cara membuatnya adalah bumbu dan rempah dihaluskan dan ditambah daun kemangi, tomat, dan cabai dibalur/dibalut bersama ikan mas yang sudah dibersihkan. Semua lalu dibungkus dengan daun pisang dan disemat dengan 2 buah bambu kecil di setiap ujungnya. Bungkusan ini lalu dibakar (dipepes) di atas api atau bara api dari arang sampai mengering.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pepes

 

Cireng

Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk 'tepung kanji goreng') adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.
Seiring dengan perkembangan zaman, cireng telah terinovasi hingga variasi rasa yang ada mencakup daging ayam, sapi, sosis, baso, hingga keju dan ayam teriyaki. Bahkan inovasi tidak hanya secara rasa namun bentuk, contohnya adalah cimol. Sekarang Cireng tidak hanya terdapat di Priangan saja, tetapi sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara. Cireng yang dulu pada umumnya dijual oleh pedagang yang menaiki sepeda dengan peralatan membuat Cireng di bagian belakang sepedanya, bahkan telah tersedia online.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Cireng

 

Cemilan Khas Bandung

Dari tahun ke tahun kunjungan wisata ke Bandung dapat dikatakan meningkat pesat. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ini Bandung menjelma menjadi kota tujuan wisata belanja dan kuliner. Toko oleh-oleh pun banyak bermunculan dan oleh oleh yang diproduksipun sangat variatif, mulai dari pastry, kue atau bolu basah serta makanan-makanan kering. Seiring dengan minat masyarakat terhadap makanan-makanan tersebut sangat tinggi, maka para pengusaha-pengusaha makanan pun semakin kreatif menciptakan menu oleh oleh bandung, dan cemilan khas Bandung baru yang serupa tapi tak sama.

Dari berbagai jenis inovasi oleh-oleh baru yang dikembangkan oleh para pengusaha kuliner Bandung pada beberapa tahun terakhir ini. Oleh-oleh khas Bandung asli pun ternyata masih banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini terbukti dari ramainya pusat penjualan oleh-oleh khas Bandung di pusat perbelanjaan Pasar Baru. Dari berbagai jenis jajanan yang dijajakan, ada banyak makanan yang mendominasi dan selalu ada di semua toko yaitu gurilem, kerupuk cireng pedas, bagelen, Wajit Cililin, Sale Pisang dan Tempe Kering, dan yang terbaru cistik sayuran.

Sumber : http://gudangcemilan.wordpress.com/2012/04/23/cemilan-khas-bandung/

 

Bajigur

Bajigur adalah minuman hangat khas masyarakat Sunda dari daerah Jawa Barat, Indonesia. Bahan utamanya adalah gula aren dan santan. Untuk menambah kenikmatan dicampurkan pula sedikit jahe, garam, dan bubuk vanili.
Minuman yang disajikan panas ini biasa dijual dengan menggunakan gerobak yang menyertakan kompor. Bajigur paling cocok diminum pada saat cuaca dingin dan basah sehabis hujan. Makanan yang sering dihidangkan bersama bajigur adalah pisang rebus, ubi rebus, atau kacang rebus.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bajigur

 

Nasi Timbel

Kekayaan kuliner di Bandung bisa dibilang seperti harta karun yang tiada habisnya kita gali. Maklum saja,Bandung  ibarat magnet bagi para Pencinta kuliner, segala jenis makanan A-Z tumpah ruah di sini dan bisa dengan mudah Anda dapat.

Nasi Timbel
Nasi Timbel (nasi dibungkus daun pisang) adalah hidangan Indonesia khas Sunda yang biasanya dengan pelengkap: ikan/ayam goreng/bakar, sambal, tempe dan tahu goreng, sayur asem dan lalapan. Tersedia tiga macam nasi yaitu: nasi putih, merah dan hitam.

 

Nasi Timbel Istiqomah

Nasi Timbel Istiqomah sudah menjadi salah satu icon kuliner Bandung sejak pertama kali buka pada 1996. Lokasi warung tenda yang berada di depan masjid Istiqomah menjadi identitas jualan Ibu H Dede Khaidir. Tahun 2006 Ibu Dede memindahkan warungnya ke jalan Ciliwung dengan tempat yang lebih luas. Setelah pindah, halaman masjid istiqomah penuh dengan beberapa warung yang berjualan nasi timbel. Namun begitu, pelanggan lama tidak terkecoh dan tetap datang ke lokasi baru. Setiap hari Ibu Dede masih masak untuk bahan jualan. Dalam sehari, ia mampu menjual 700 porsi nasi timbel. Alamat Jl. Terusan Ciliwung no. 4 Bandung Utara/Sumur Bandung

Berikut tempat jual nasi timbel di Bandung :

Nasi Timbel Mangga
Alamat : Jl. Mangga samping Mesjid Miftahul Hidayah Bandung 
Nasi Timbel Komplit ( ayam goreng, tahu, tempe, perkedel jagung, pepes tahu )

Kedai Nasi Timbel Dago
Alamat: Jl. Ir. Haji Juanda No. 117, Dago Bawah, Bandung

Saung Bambu
Alamat Jl. BENGAWAN 65 BANDUNG

Nasi Timbel Bawean - Alamat :Jl. Bawean, Bandung (Seberang Toko Kue Bawean / Sweetheart)

Nasi Bakar 15 -  Alamat : Jl. Cimandiri, belakang Gedung Sate
1 paket nasi bakar berisi : nasi bakar terbungkus rapi dalam bungkusan daun pisang yg wangi dan Paket Ayam bakar, bakwan jagung, tempe / tahu bacem dan sambel.

Sumber : http://kudunyahoo.com/index.php?option=com_content&view=article&id=25:kuliner-bandung&catid=11&Itemid=214

 

Siomai Bandung

Siomai atau siomay adalah salah satu jenis dim sum. Dalam bahasa Mandarin, makanan ini disebut shaomai, sementara dalam bahasa Kanton disebut siu maai. Dalam dialek Beijing, makanan ini juga ditulis sebagai 燒麥, dan juga dibaca shaomai. Kulit siomai adalah serupa dengan kulit pangsit. Makanan ini konon berasal dari Mongolia Dalam. 

Masakan Cina

Dalam resep masakan Cina, siomai adalah daging babi cincang yang dibungkus kulit yang tipis dari tepung terigu. Walaupun demikian, siomai juga dibuat dari udang, daging kepiting, atau daging sapi. Siomai dibuat berbentuk silinder, dan di atasnya diberi hiasan seperti telur kepiting, parutan wortel, atau kacang polong. Setelah dimatangkan dengan cara dikukus, siomai dimakan dengan cuka atau kecap asin.

Masakan Indonesia

Dalam masakan Indonesia terdapat berbagai jenis variasi siomai berdasarkan daging untuk isi, mulai dari siomai ikan tenggiri, ayam, udang, kepiting, atau campuran daging ayam dan udang. Bahan untuk isi dicampur dengan sagu atau tapioka. Siomai juga tidak lagi dibungkus dengan kulit dari tepung terigu.
Telur ayam dan sayuran seperti kentang, peria, dan kubis dengan isi atau tanpa isi juga dihidangkan di dalam satu piring bersama-sama siomai. Tahu bakso (tahu isi) juga termasuk ke dalam jenis siomai.
Siomai (siomai bandung) dihidangkan setelah disiram saus kacang yang dibuat dari kacang tanah yang dihaluskan dan diencerkan dengan air. Bumbu untuk saus kacang antara lain cabai, gula pasir, bawang putih, garam dapur, dan cuka atau jeruk limau. Sewaktu disajikan, siomai bisa diberi tambahan kecap manis, sambal botol, atau saus tomat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Siomay

 

Batagor Bandung

Batagor (akronim dari bakso tahu goreng) adalah makanan dari daerah Sunda yang sudah menyebar hampir ke seluruh Indonesia. Makanan ini dibuat dari tahu yang berisi bakso dan dibungkus dengan tepung lalu digoreng, disajikan dengan sambal kacang.

Batagor = Baso Tahu Goreng. Makanan yang termasuk diburu banyak turis di Bandung, juga orang Bandungnya. Gak usah banyak cingcong, ayo langsung aja nih daftar raja-raja Batagor di Bandung.

1. Batagor Abuy
Jl. Lengkong Besar
( Food Court Lengkong Besar )
Batagor Abuy termasuk kasta mahal di Bandung. Kemahalan ini selevel dengan rasanya. Menurut beberapa temen rasa dari Batagor Abuy enak pisan. Tahunya lembut & gak asam. Lokasinya di Jalan Lengkong Besar dekat dengan Jalan Asia Afrika. Abuy berbisnis batagor sejak tahun 80an dan membuka gerainya dari sore hingga malam. Di akhir pekan, bisa ribuan batagor dijual kepada para pelanggannya terutama para pelancong dari Jakarta.


2. Batagor Sukajadi
9 pagi - 9 malam
20 meter dari mall Paris Van Java arah Sukajadi.

Ukuran batagornya mega besar dan rasanya enak. Waduh gimana jelasin rasa enak ini ya :D Batagor Sukajadi punya isi lebih banyak, renyah, dan empuk waktu digigit.


3. Batagor Isan
Jl. Bojongloa No 38 Bandung (Jalan Bojongloa berada di sekitar jalan Pasirkoja).
Konsumen Batagor Isan adalah orang Bandung. Karena dengan harga yang murah, bisa dapat rasa yang sepadan dengan batagor jagoan lain di Bandung. Lagipula, Batagor Isan adalah pelopor batagor di Bandung. Sebenarnya batagor sudah ada sejak tahun 60an saat Haji Isan mulai menjajakan dagangannya di Jalan Situsaeur sebuah kawasan di Selatan Bandung. Dahulu sebagian orang masih menamakannya tahu yang di coel atau dicelupkan ke bumbu kacang yang kita kenal sekarang.

Batagor Isan masih tetap bisa kita nikmati di warungnya yang sederhana di jalan Bojongloa, sebuah jalan sempit antara jalan Pasirkoja, Astanaanyar, dan Panjunan. Di antara batagor lain, harganya tergolong paling murah, hanya 1500 per satuannya atau 7500/porsi. Ukurannya tidak sebesar batagor-batagor diatas. Seperti biasa, ada pilihan Batagor kuah atau batagor bumbu kacang. Buat yang doyan pedas, bumbu kacangnya bener bener MANTAP, jarang ada orang yang kuat lebih dari 3 sendok sambel bumbu kacangnya.


4. Batagor Darto
Simpang Dago (depan pasar Simpang).
Batagor Darto rasanya termasuk standar. Gak seenak batagor-batagor yang sudah disebutkan. Tapi tapi tapi, standarnya lumayan loh. Rasa ikan dari batagornya pun pas, tidak tercium bau anyir ikan dari bahan dasar batagornya. Bumbu kacang Batagor Darto tidak terlalu pedas. Kalau urusan tahu, masih menang Batagor Abuy lah

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Batagor dan http://www.mahanagari.com/index.php?option=com_content&view=article&id=302%3A5-batagor-jagoan-di-bandung&catid=37%3Atravel-guide&Itemid=106

 

Mie Kocok

Mie Kocok, hidangan mi khas kota Bandung, Jawa barat. Terdiri atas mi yang direbus dengan alat mirip tabung jaring berlubang dan dikocok, ditambah taoge, urat atau kikil sapi, bakso sapi , daun bawang, bawang goreng dan jeruk nipis, disajikan dalam kuah kaldu sapi.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/File:Mie_Kocok_Bandung.jpg

 

Colenak

Colenak adalah makanan yang dibuat dari peuyeum (tapai singkong) yang dibakar kemudian disajikan dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Makanan khas Bandung yang masih bertahan meski saat ini agak jarang yang menjualnya. Dikarenakan kandungan gula dalam tapai, maka tapai tersebut mudah gosong. Meskipun demikian, ini merupakan bagian yang terenak bagi beberapa orang.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Colenak

 

Karedok

Karedok atau keredok adalah makanan khas daerah di Indonesia. Karedok dibuat dengan bahan-bahan sayuran mentah antara lain; mentimun, taoge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong. Sedangkan sausnya adalah bumbu kacang yang dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan terasi.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Karedok

 

Surabi

Serabi kadang disebut srabi atau surabi merupakan salah satu makanan ringan atau jajanan pasar yang berasal dari Indonesia. Serabi serupa dengan pancake (pannekoek atau pannenkoek) namun terbuat dari tepung beras (bukan tepung terigu) dan diberi kuah cair yang manis (biasanya dari gula kelapa). Kuah ini bervariasi menurut daerah di Indonesia. Daerah yang terkenal dengan kue serabinya adalah Jakarta, Bandung, Solo, Pekalongan dan Purwokerto yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Ada juga surabi Arab yang terkenal karena keunikannya yang terdapat di kota bogor.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Surabi

 

Combro

Combro atau kadang disebut comro atau gemet merupakan makanan khas dari Jawa Barat. Combro terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian digoreng, karena itulah dinamai combro yang merupakan kependekan dari oncom di jero (bahasa Sunda (Namun nama tradisionalnya combro bukan comro), artinya: oncom di dalam, begitu juga halnya dengan gemet merupakan kependekan dari dage saemet artinya dage di dalam yang artinya kurang lebih sama. Makanan ini lebih enak disantap saat masih hangat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Combro

 

Misro

Misro adalah makanan khas dari Jawa Barat yang terbuat dari parutan singkong yang bagian dalamnya diisi dengan gula merah kemudian digoreng, karena itulah dinamai Misro yang merupakan kependekan dari amis di jero (bahasa Sunda, artinya: manis di dalam). Bentuknya bulat dan makanan ini enak disantap saat hangat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Misro

 

Cendol

Cendol merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengah dikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah "cendol" mungkin sekali berasal dari kata "jendol", yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala meminum es cendol.
Tepung beras diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda, minum cendol disebut 'nyendol'.
Minuman ini biasanya disajikan sebagai pencuci mulut atau sebagai makanan selingan. Sesuai disajikan disiang hari.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Cendol

 

Bandrek

Bandrék adalah minuman tradisional orang Sunda dari Jawa Barat, Indonesia, yang dikonsumsi untuk menaikkan kehangatan tubuh. Akan tetapi, gerai penjualan bandrek masih lebih banyak ditemukan di Medan, Sumatera Utara. Bahkan banyak bandrek khas Medan ini ditemukan di luar Medan. Di Bekasi, misalnya, kita dapat menikmati bandrek Medan seperti produk BANDREK SORBAH di depan eks Swalayan GORO Pekayon, di jalan Nangka Perumnas 1 dan di jalan raya Bantar Gebang (perum Dukuh Zamrud). Pemilik usaha Bandrek Sorbah, khas Medan (baca: Ibu Megawati Simbolon br Pardede) ini menyatakan bahwa BANDREK SORBAH ini berkhasiat mecegah dan menyembuhkan berbagai penyakit. Minuman ini biasanya dihidangkan pada cuaca dingin, seperti di kala hujan ataupun malam hari. Bahan dasar bandrék yang paling penting adalah jahe dan gula merah, tapi daerah-daerah tertentu menambahkan rempah-rempah tersendiri untuk memperkuat efek hangat yang diberikan bandrék, seperti serai, merica, pandan, telur ayam kampung, dan sebagainya. Susu juga dapat ditambahkan tergantung dari selera penyajian. Banyak orang Indonesia percaya bahwa bandrék dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit tenggorokan. Ada juga bandrék yang dikhususkan untuk orang dewasa karena efek panasnya.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Bandrek

Share
Go to top